ASKEB PKK I : MANAJEMEN KEBIDANAN WUS DENGAN DISMENORHOE

|

BAB II

TINJAUAN TEORI

WUS DENGAN DISMENORHOE



A.           DEFINISI

Mioma merupakan neoplasma jinak yang berasal dari otot uterus  dan jaringan ikat yang menumpangnya, sehingga dalam kepustakaan dikenal juga istilah fibrimioma, leimioma atau fibro. (Hanifa, 1997).

B.            PATOGENESIS

Meyer De Snoo mengajukan teori cell nest atau genitobast, percobaan lipschutz yang memberikan estrogen kepada kelinci percobaan ternyata menimbulkan tumor fibromotosa baik pada permukaan maupun pada tempat lain dalam abdomen. Efek fibromontosa ini dapat dicegah dengan pemberian preparat progesterone atau testostsa. Puuka dan kawan-kawan menyatakan bahwa reseptor estrogen pada mioma lebih banyak didapati dari miometrium normal. Menurut Meyer asal mioma adalah sel imatur, bukan dari selaput otot yang matur.

C.           PATOLOGI ANATOMI

Menurut letaknya mioma dapat dibagi sebagai berikut :
Mioma sub mukosa, berada dibawah endometrium dan menonjol kedalam rongga uterus.
Mioma intramual, terdapat di dinding uterus diantara serabut miometrium.
Mioma sub serosum, apabila tumbuh keluar di dinding uterus sehingga menonjol pada permukaan uterus, diliputi oleh serosa.
Jarang sekali ditemukan satu mioma saja dalam satu uterus, apabila mioma dibelah maka tampak bahwa mioma terdiri atas berkas otot polos dan jaringan ikat yang tersusun seperti konde / pusaran air (whorl like pottrn), dengan pseudocopsule yang terdiri jaringan ikat longgar yang terdesak karena pertumbuhan sarang mioma ini.


Selengkapnya silahkan klik link berikut ini : DOWNLOAD

0 komentar:

Posting Komentar

 

©2009 HUDENIZIA BLOG | Template Blue by TNB